Langsung ke konten utama

PHYSICAL DISTANCING AND SOCIAL DISTANCING

Berikut postingan saya di Media Sosial : Facebook :

 

Instagram :
View this post on Instagram

02, Agustus 2020 Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu😊 Physical Distancing and Social Distancing Istilah tersebut tidak asing lagi bukan? Lalu apa kedua nya sama atau malah memiliki perbedaan? Yuk simak penjelasannya👇👇👇 Yang pertama kita bahas tentang Social Distancing dulu yaa.. Social distancing mulanya dicetuskan sebagai sebuah cara untuk menekan bahkan memutus rantai penyebaran Covid 19. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, social distancing adalah menjaga jarak setidaknya dua meter dari orang lain dan menghindari kerumunan untuk mencegah penularan penyakit. Dengan menerapkan social distancing, diharapkan jumlah orang yang terinfeksi tidak melonjak dalam waktu yang singkat. Sehingga, rumah sakit bisa melayani pasien dengan optimal dan sesuai dengan daya tampung yang ada. Selain menjaga jarak dan menghindari kerumunan, kita juga harus menerapkan social distancing dalam beberapa cara. Misalnya, meminimalisir kontak fisik, jadi sementara sebaiknya kita enggak berjabat tangan atau melakukan kontak fisik semacamnya. Sebaiknya kita kurangi kegiatan di luar rumah. Kita bisa bekerja, belajar, dan beribadah di rumah untuk sementara waktu demi kebaikan kita bersama. Sebisa mungkin kita pergi ke luar rumah hanya saat memang dalam keadaan mendesak. Kemudian Physical Distancing, Pada Jumat (20/3/2020), Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengganti istilah Social Distancing tersebut dengan Physical Distancing. Alasannya adalah untuk menegaskan bahwa ada perintah untuk tetap tinggal di rumah untuk mencegah penyebaran virus corona. Namun demikian, imbauan tersebut bukan berarti membuat kita harus memutus kontak dengan orang lain secara sosial yaa. Dengan menggunakan istilah Physical Distancing diharapkan imbauan WHO tersebut dapat lebih jelas dipahami maksudnya. Intinya kita tetap harus menjaga jarak fisik untuk memastikan enggak menyebarkan penyakit. Namun, kita tetap harus menjaga hubungan sosial kita dengan baik. Nah, mulai sekarang kita udah enggak kebingungan lagi kan dengan kedua istilah tersebut??? #kkliainpadangsidimpuan2020 #kkldriainpadangsidimpuan2020

A post shared by AZMI NURUL WIDYA FUJI ASTUTI (@azmiiharahap_) on

Nama : Azmi Nurul Widya Fuji Astuti Nim : 1740200104 Jurusan : Ekonomi Syariah/Manajemen Bisnis

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Marsialapari dan Marpege-Pege

MARSIALAP ARI DAN MARPEGE-PEGE D I S U S U N OLEH: NAMA NIM NUR AISYAH 1720100140 DOSEN PENGAMPUH Dr. Zainal Efendi Hasibuan, M.A FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN INSTITUT AGAMA ISLAM NEGRI PADANGSIDIMPUAN 2020 DAFTAR ISI BAB 1 PENDAHULUAN………………………………………… BAB II PEMBAHASAN………………………………………….3 Pengertian Marsalap Ari……………………………………………...3 Pengertian Marpege-pege…………………………………………….4 Pelaksanaan Marsialapari dan Marpege-pege……………………...5 Pandangan Islam erhadap Marsialapari dan Marpege-pege………6 BAB III PENUTUP……………………………………………….7 Kesimpulan…………………………………………………7 DAFTAR PUSTAKA……………………………………………..8 BAB I1 PEMBAHASAN Pengertian Marsalap Ari Marsialapari merupakan  salah satu tradisi yang ada di masyarakat Mandailing. Mandailing adalah salah satu etnis yang ada di Sumatera Utara. Dulu Mandailing merupakan daerah Kabupaten Tapanuli Selatan, akan tetapi setelah mengalami pemekaran menjadi beberapa kabupaten/kota yaitu menjadi Kab. Mandailing Natal (Madina), Kota Padangsidimpuan, Kab....

Edukasi pencegahan tentang covit untu anak-anak

Mencegah covid agar tidak tersebar yaitu dengan menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan, serta mencuci dan membersihkan tangan sesuai prosedur, menjaga jarak dan usahakan memakai masker jika keluar rumah atau bepergian. 

Kebersihan itu sebagian dari iman

Kebersihan itu merupakan suatu hal yang harus dilakukan karena dapat membuat tubuh kita terhindar dari virus araupun penyakit, terutama pada saat ini kita sedang berada di masa pandemi covid-19. Oleh karena itu marilah kita menjaga kebersihan.